Newest Post
// Posted by :Unknown
// On :Rabu, 20 Januari 2016
Google Chrome
Tidak Jauh beda dari Mozilla Firefox, Google Chrome adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses Internet, banya orang juga memakai perangkat lunak ini Tapi menurut saya Mozilla lebih banyak
Menu-menu google chrome
Pertama kali dibuka, Chrome akan mengkonfirmasi apakah kamu mau mengimport data-data di browser lain seperti Firefox, IE, dan Opera. Address bar dibuat mirip dengan Firefox 3, memiliki caption dan url search. Jadi cukup mengetikan URL atau title dari sebuah page, kamu akan diberi list URL yang relevan.
Namun pada awalnya proses penampilannya terasa lebih lambat dibanding Firefox 3, tetapi setelah dibiarkan beberapa menit, sudah sama cepatnya dengan Firefox 3. Di Chrome, address bar juga berfungsi sebagai search box. Artinya jika kamu mengetik sebuah keyword (bukan URL), maka akan langsung berpindah ke halaman search (defaultnya adalah Google Search). Setiap page yang dibuka akan masuk ke halaman Most Viewed (halaman yang muncul saat membuka tab baru).
Proses zoom in/ out bisa lebih cepat dari Firefox.
Proses zoom in/ out bisa lebih cepat dari Firefox.
Akan tetapi, Chrome saat ini hanya bisa melakukan zoom pada teks. Image dan objek lainnya akan tetap pada dimensi aslinya. Secara default, Bookmarks bar tidak ditampilkan. Kita bisa mengesetnya di tombol Costumize yang ada di sebelah kanan address bar. Proses bookmarks pun cukup mudah, cukup tekan tombol bookmark (simbol bintang) di sebelah kiri address bar.
Untuk halaman-halaman yang sudah di bookmark, simbol bintang tersebut akan berubah warna menjadi kuning saat diklik kamu bisa mengedit bookmark tersebut.
Saat membuat tab baru, kamu disediakan halaman-halaman yang sering kamu kunjungi sehingga tidak perlu lagi mengetik address di URL. Sebenarnya konsep ini sudah lebih dulu dibawa oleh Opera. Hanya saja di Opera kamu harus membuat entrynya secara manual.
Saat membuat tab baru, kamu disediakan halaman-halaman yang sering kamu kunjungi sehingga tidak perlu lagi mengetik address di URL. Sebenarnya konsep ini sudah lebih dulu dibawa oleh Opera. Hanya saja di Opera kamu harus membuat entrynya secara manual.
Incognito adalah salah satu fitur yang menyediakan safe search. Dengan incognito, kamu bisa browsing lebih aman. Artinya semua history, cookie, cache dan lain sebagainya akan segera dibersihkan setelah window incognito ditutup. Untuk browsing menggunakan fitur incognito ini, klik tombol Control yang ada disebelah address bar lalu pilih New Incognito Window atau tekan Ctrl+Shift+N pada keyboard.
Mendownload file di Chrome terasa sekali nyaman dan mudahnya. Pertama karena Chrome tidak membuka window/ tab baru seperti di Firefox/ Opera. Chrome hanya menampilkan informasi file yang didownload pada status bar. Kamu juga bisa melihat informasi yang lebih detail dengan mengklik tombol Show All Downloads yang ada di sebelah kanan status bar (saat download berjalan).
Seperti Firefox, Chrome juga merename file-file yang punya nama sama. Kita bisa mengatur path tujuan download di bagian Options. Sayangnya Chrome tidak menampilkan informasi download speed, namun terasa cepat dan tidak ada masalah.
- Kelebihan
- Desain UI yang minimalist.
- Tidak berat atau tidak memakan banyak penggunaan RAM.
- Pada setiap TAB di browser ini memiliki proses yang terpisah, sehingga ketika ada error/crash pada salah satu TAB, tidak akan menyebabkan TAB lain atau browser ini menjadi error.
- Chrome dapat mendeteksi ketika pengguna pernah melakukan pencarian di suatu website dan memasukkan website tersebut dalam daftara penyedia pencarian.
- Ketika Anda mengetikkan sebuah kata kunci di address bar, maka secara otomatis, kata yang Anda ketikkan, akan dicari oleh mesin pencari Google.
- Ketika mengakses website penipuan, maka domainnya akan dipertebal. Contoh: ibank.klikacb.d60pc.com
- Chrome menyediakan berbagai macam aplikasi di Chrome Store.
- Kekurangan
- Pada chrome ketika kita memilih untuk menggunakan dalam bahasa Indonesia maka akan terdapat beberapa kejanggalan dalam bahasanya.
- Beberapa pakar confidence menemukan adanya lubang kecil/bugs pada chrome. Sehingga ketika membuka suatu halaman website akan membuat browser ini menjadi crash. Lalu Chrome juga memiliki underline Download Otomatis yang dikhawatirkan akan disalahgunakan oleh Hacker.
- Google menyimpan 2% interpretation pencarian pengguna, lengkap dengan alamat IP-a. Walaupun dalam beberapa waktu tertentu interpretation ini akan dianonimkan. Ini artinya google bisa saja tahu “siapa mencari apa dan dimana”
- Google sempat mencantumkan pada Terms of Service mereka, bahwa semua muatan dari pengguna yang hak ciptanya dimiliki oleh pengguna akan diserahkan haknya pada Google. Tapi indicate ini telah dicabut oleh pihak Google.
Sumber : http://wolesselalu.blogspot.co.id/
